Cerita Dewasa Kelihaian Tante Nora Mengulum Kontol

Tante Nora adalah  satu teman mama, sebenarnya dia masih muda. paling kalau menurutku umurnya baru 33 karena bentuk tubuh dan wajahnya masih segar, beda dengan teman mama yang lain meskipun sudah melakukan perawatan tapi tidak semuda tante Nora. Apalagi aku dengar kalau dia menikah dengan orang yang lebih tua, dan dia merupakan simpanan oraang tersebut, jadi pantas saja tante Nora masih muda.

Paling suaminya seorang pria yang memang suka daun muda, seperti dalam cerita hot banyak pria yang menginginkan wanita muda untuk di jadikan istri simpanannya. Sampai akhirnya pada suatu hari ketika di rumah ada arisan yang biasa di hadiri Mama ke setiap rumah temannya, kini gantian rumah Mama yang mendapat giliran sebagai tuan rumah. Dia sibuk mulai tadi pagi hingga akupun kena getahnya.

namaku Steve anak bungsu di keluargaku, dan hanya aku yang tinggal dengan Papa dan Mama. Sedang kakakku sudah tinggal di luar kota dengan suaminya. Dan aku   sudah kuliah semester 4 di salah satu kampus ternma di Jakarta. SEbagai anak kota aku sudah banyak pengalaman membuat cerita hot dengan wanita, baik dengan pacar ataupun dengan wanita yang tanpa status. Seperti halnya dengan tante Nora.

Cerita Tante Nora

Bermula dari Arisan Mama, sore itu aku pulang sekolah seperti biasa. Sampai di rumahku pukul 7 malam, karena aku biasa nongkrong di cafe dulu, dan akupun masuk kedalam rumah tenyata di dalam rumah sudah banyak temen-temen Mama, mereka pada melihatku dengan bangganya Mama memperkenalkan aku “Ini lho anak kesayanganku Jeng…?” semua mata melihatku ” Ganteng ya..” ramai ucapan yang aku dengar tapi aku segera masuk kedalam kamar.

Kamarku di lantai atas, dan dari sana aku tidak begitu bising dengan acara Mama. Aku berniat memanggil bibi pembantuku, untuk membawakan makan malam ku kedalam kamar, tapi di lorong lantai 2 aku berpapasan dengan wanita cantik, dan aku kira dia mengantar Mamanya ” Hei..mau kemana..kamu..? Tanyaku sok pede “Oh..aku cari tempat yang enak buat minum aja..di bawah rame..” Katanya sambil memperlihatkan minuman yang dia bawa.

Dengan sok kenal aku jawab” namanya juga pesta non..ya rame..emang kalau nggak suka pesta tante-tante kenapa kamu nganter mama kamu?” Dia hanya tersenyum. Dan berlalu meninggalakan aku . Bagai terhipnotis aku mengikutinya, ternyata dia berdiri di balkon yang pas di depan kamarku “Wah..di sini segar..” Katanya sambil menghirup udara malam yang dingin, dari tempatku berdiri aku melihat lehernya yang begitu jenjang.

Aku semakin memperhatikannya, Dia wanita yang sangat cantik dengan bibir yang mungil namun matanya begitu bersinar. Asyik juga mengukir cerita hot dengan wanita ini, pikirku dalam hati. saat aku memerhatikannya tiba-tiba dia menetapku sambil tersenyum dia bilang “Kenapaa..naksir aku ya..” Saat itu aku gugup tapi aku tidak mau kalah darinya , dengan nakal aku jawab ” SIapa yang nggak mau naksir cewek cantik..”

Aku memberanikan diri mendekatinya, dan memberikan ciuman ringan di pipinya. Tapi dia membalas ciumanku dengan buasnya dia dorong tubuhku hingga terantuk pada dinding saat itu pula di lumat bibirku, sambil menekan tubuhku dan menggerayangi tubuhku dengan tangannya. Tanpa takut ada orang yang melihat kami. Akhirnya akupun membawanya kedalam kamar, dengan menggendongnya sambil terus melumat bibirnya.

Bahkan gaunnya tersingkap ketika aku angkat dia, terlihatlah paha mulus dan wangi tubuhnya sungguh menggodaku. Masuk kamar aku langsung mengunci pintu karena aku masih sadar untuk melakukan hal itu, dengan lampu temaram aku bergumul di atas tempat tidur dengannya, karena sama-sama tidak tahu nama, diapun mengelus-elus rambutku sambil bilang “Sa..yang..aagghh.aaaggghhh..ayo ce..pat..laku..kan…”

Karena tidak tega dengan permintaannya aku buka bajuku. Saat itu juga dia bangun dan langsung memegang kontolku yang terlihat ketika aku buka resleting celanaku. DEngan buasnya dia mengulum kontolku bahkan sampai tidak terlihat di dalam mulutnya, dan ketika kontolku sudah berdiri dengan tangannya kini dia mengocok dengan gerakan naik turun dan sembari tetap melumat kontolku.

Aku mendesah karena permainan lidah dan mulutnya yang begitu lihai membuatku tidak kuat menahan hingga akupun menngerang “Auugghhh….oooggghhh…ooggghh..pe..laan…sa…yang….nan..ti…kelu…ar….say…” Tapi dia tidak menghiraukanku. Malah kini dia menunggangiku tpi dalam posisi memeknya berada di atas mulutku sedangan mulutnya aps berada di depan kontolkku.

Tanpa aba-aba lagi aku memainkan memeknya yang berada di depan mulutku, aku julurkan lidahku menyusuri memeknya sedang dia mengulum kontolku sambil sesekali mendesah kenikmatan. “Aaaagghhheeeemmmmm…..aaaaaaagghhhheeeemmmm….oooogghh..” aku sudah tidak kuat dengan permainan ini tapi aku tidak mau mengecewakan dia. Karena dia kini melumat kontolku dengan cara menghisapnya.

Hingga akhirnya aku merasa ada yang menyusul dari dalam kontolku dan benar saja “Aaagghh…aaagghhh…..aaaggh…aaghh..a..ku..ke..luar..sa.yang..” Diapun membalikkan badanya. dengan muka yang berada di bawah kontolku, hingga muncratlah lendir kentalku membasahi mukanya tapi dengan lihainya seperti dalam cerita hot dia menghisapnya sampai habis bahkan dia membersihkan sisanya yang ada di pipi sama di wajahnya.

Aku yang terkulai di sampingnya hanya bisa menatapnya. Setelah bersih dia mmeluk tubuhku, “Terima kasih sayang..” Dan tidak menunggu jawabanku, diapun bergegas merapikan pakaianya dan masuk kedalam kamar mandiku, setelah keluar dari toilet dia langsung keluar kamarku, aku hanya termangu, setelah sadar aku tidak tahu namanya. Akupun membersihkan diri lalu memakai baju dan segera keluar dari dalam kamar.

Rupanya pesta Mama sudah selesai karena sudah banyak temanya yang pulang, dan ada juga yang pamitan . Aku mencari cewek tadi, ternyata dia mengambil tasnya aku hendak mendekatinya tapi keburu Mama memanggil “Steve…ayo..sini..kenalin ini teman mama..tante Widya, kalau ini tante Sandra…dan yang itu tante Nora…” Aku terkejut apa yang di bilang Mama, karena yang di maksud tante Nora adalah cewek yang baru saja mengukir cerita hot denganku.

Dengan agak gugup aku bersalaman dengan mereka satu persatu, dan ketika sampai pada tante Nora, dia menunduk malu. Setelah aku lihat tante Nora keluar aku mengikutinya, dan ssampainya di halaman dia buka mobilnya akupun menyelinap masuk mobilnya, dia kaget ” Steve…kamu” Dengan memegang tanganya aku bilang ” Aku tidak akan keluar kalau belum tahu nomor kamu…” Akhirnya dia mengambil HPku dan memasukkan nomornya di sana.

Kelihaian Tante Nora Mengulum Kontol | Raja Cerita | 4.5